Larkinvinding82's website

Our website

22
Ma
Belajar Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
22.03.2017 00:15

Tatkala menonton festival sepakbola di layar kaca kita sering disajikan aksi tebak skor yang dilakukan para pakar. Walau memukau, saya bukan percaya memotong skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Tidak sama dengan memenggal siapa menyunggi yang dengan menang -- atau kalau pertandingan akan berakhir dengan seri. Menebak seperti itu regular saja dilakukan, walau di akhirnya globe itu luncai sehingga pemimpin pun kadang kala kali melenceng diprediksi. Apa sebab? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini abdi akan bagikan beberapa trik membuat dugaan yang masuk. Bukan berisi saya saja benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran prediksi yang pas tinggi: sama 3 mulai 4 prediksi saya serasi kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, aku memprediksi mau terjadi All German pucuk di Permufakatan Champions. Di final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang membanjiri sebuah programa nonton menyerentakkan, saya meneroka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemajuan. Sebelum ini saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Terakhir, saya memperkirakan Belanda mau mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah; perkiraan bisa resmi bisa salah, tapi yang penting 1 buah prediksi mutlak harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka segmen keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak mampu diprediksi secara 100%, lagi pula prediksi menyerempet skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi mumbul tajam.

Beta ajak Engkau untuk menyelidik beberapa bayangan terakhir abdi guna menerangkan beberapa prinsip penting yang saya yakin akan bermanfaat bagi Engkau saat mengetes memprediksi festival.

Di antara dugaan yang abdi sebut pada atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. taruhan bola online Walau demikian tersedia logika di belakang antisipasi tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Syarat masa menggemakan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Daripada media heran saya mendapat kabar jika Ronaldo dan Mourinho juga tidak akur (berita mengenai hal itu baru keluar di Nusantara beberapa saat lalu). Guna pelatih abdi paham resmi arti kesejahteraan tim dalam dan pada luar tanah lapang dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang menghasilkan saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di tim, paling utama saat sebuah turnamen berlanjur di mana pemain mesti terus bertepatan tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat pertandingan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan perhubungan kualitas sela panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menyunggi lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau kekuatan keseluruhan menjulang juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menjaga hati nurani. Berdasar pada subjektif hamba membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata bertato objektivitas, kita semua tepat setuju jika Belanda senggang di bagi Indonesia. Dulu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia hendak bermain melimpah gairah, jadi akan dapat mereduksi perlawanan kualitas. Menjadi, skor tipis atau raksasa bisa sekadar diprediksi dengan sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela 1 buah tim ketika membuat prediksi. Kita boleh selalu berhajat tim kesayangan kita menang, tapi ketika membuat antisipasi tentu pikiran harus diutamakan di bagi fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu media masa tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund bertolak pada fakta-fakta tersebut. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan memang benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan keaslian yang lain merupakan salah satu contoh dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi ruang membuat satu buah prediksi perbandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pun dimunculkan lalu bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang raya saat menentang Bayern, penuh yang kemudian menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pula biar tidak sanggup dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan sempang kedua kru yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini saja.

Karena prediksi saya sering saya tampilkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak minta saya menenung berbagai perbandingan lainnya. Rutin saya abaikan atau saya tolak beserta alasan luka paham menyerempet kekuatan kedua tim. Kausa saya itu senafas dengan tips prediksi berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi kabar dan wawasan yang baik mengenai kru atau persatuan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari membuat prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil jadi pakar mengenai semua persatuan yang terselip. Akui pula.

Tips dugaan 7: Kita juga bukan seharusnya menenung setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Engkau 50-50. Jika sudah demi tahan ada, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan dugaan anda akan meningkat.

Sedang banyak proporsi lainnya yang bisa & patut digunakan dalam menciptakan sebuah bayangan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat aku berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh petunjuk prediksi ini. Sebuah bayangan yang berkelas, baik sahih maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!